Kenapa Venture Capital Tidak Mau Mendanai Startup Saya

Alasan Venture Capital Yang Mau Mendanai Sebuah Startup

venture capital startup

Pendanaan startup tidak harus dari venture capital (VC) adalah jawaban benar, dan tidak semua startup harus mendapatkan pendanaan dari venture capital juga jawaban yang benar. Dan pengertian tentang tujuan startup yang paling penting adalah provit, juga alasan yang sangat benar. Dan satu lagi, startup bisa menggunakan uang sendiri daripada harus melakukan pengajuan ke venture capital juga jawaban yang benar. (Pelajari5 Hal Sepele Yang Membuat Startup Kamu Susah Maju)

Setiap startup yang dibangun oleh seorang founder memiliki strategi masing masing, dan semua strategi itu punya kelebihan masing masing, ada yang memutuskan menggunakan uang sendiri untuk mendirikan startup, ada yang menggunakan dana pinjaman untuk membangun startup dan ada yang memilih dibantu oleh venture capital. Tidak ada yang salah dengan kondisi tersebut, dan tidak perlu di perdebatkan.

Ada beberapa startup yang dalam sebuah kondisi tidak tidak mampu untuk mengambil pinjaman ke bank, dan tidak memiliki uang pribadi yang cukup untuk membangun startup, namun ingin sekali untuk mendapat pendanaan dari pihak lain yang ingin bersama bersama membangun impian mereka untuk membuat satu solusi dan bisnis bersama.

Startup Founder Belum Memiliki Kredibilitas
venture capital

Venture capital akan melihat kepribadian dan kredibilitas founder yang akan menajdi protofolio mereka. Venture capital adalah mereka yang menginvestasi kan uang nya kepada people bukan kepada produk, namun people yang pas adalah mereka yang mampu membuat dan menciptakan produk dan solusi yang terbaik. Meskipun people adalah komponen utama dari kepercayaan venture capital dalaam memberikan pendanaan, tentunya harus di barengi dengan kelayakan mereka melakukan eksekusi.

Baca Juga :  5 Pengusaha Wanita Sukses ini Punya Harta Yang Berlimpah
Para Founder Belum Memiliki Pengalaman Membangun Bisnis
startup venture capital

Pengalaman founder adalah hal paling utama, team dari startup akan memberikan dukungan lebih bagi venture capital dalam memberikan keputusan, bisa saja founder tidak memiliki kemampuan dalam marketing, namun CMO (Chief Marketing Officer) adalah orang yang sudah 10 tahun menjadi marketer hebat dan memiliki pengalaman yang cukup kuat di bidang pemasaran. (PelajariKenapa Produk Belum Laku – Ini Alasan dan Yang Harus Diperbaiki)

Bagi founder yang masih terlalu usia dini misal baru saja lulus kuliah, mungkin akan mengalami kesulitan dalam mengakses venture capital, siapkan lah waktu untuk mengenal mereka terlebih dahulu dan mempersiapkan semua produk dan progress startup yang kalian buat. Bahkan anda yang sudah menjadi karyawan puluhan tahun juga harus memiliki kredibilitas dalam mengelola perusahaan. Menjadi karyawan dan founder adalah 2 hal yang berbeda.

Venture capital aakn lebih mudah memberikan pendanaan bagi founder yang pernah exit dari startup nya dan sukses meninggalkan startup nya dalam kondisi yang bagus, revenue yang bagus dan di saat yang tepat.  (PelajariKetika Tech Startup Tidak Mengadopsi Scrum Atau Agile Metodologi)

Business Model Tidak Menarik Produk Susah di Pahami

Ada beberapa alasan kenapa venture capital tidak bisa memberikan pendanaan kepada startup salah satunay adalah business model yang dibuat foundernya tidak menarik, dan cenderung tidak menjanjikan serta mudah sekali di contek oleh kompetitor, dan memiliki prediksi susah untuk scale up.

Keterbukaan dan wawasan founder sangat di butuhkan di sisi ini. sehingga selain pengalaman seperti yang telah dijelaskan di atas, kecerdikan startup dalam merancang sebuah business model juga sangat menentukan. Business model yang menarik adalah sesuatu yang sudah di pahami oleh kompetitor, tidak mudah di baca pergerakannya, namun memiliki profit yang sangat luar biasa, mudah di scale up, dan mampu beradaptasi dengan kondisi market.  (PelajariDisruptive Business Model Strategy Untuk Tech Startup)

Baca Juga :  Bersama Para Peneliti Dukung Undang Undang Riset dan Inovasi
Founder Tidak Mengerti Cara Kerja Venture Capital Itu Sendiri

Venture Capital bukan lembaga sosial, dan mereka juga membutuhkan gain dari uang yang mereka investasikan kepada startup. Ada banyak founder yang ber-negatif thinking dengan venture capital, karena strategi mereka membangun startup terkesan asal asalan hanya bakar bakar duit. (Pelajari : Startup Bakar Duit. Strategi Apa Di Balik Itu Semua)

Kurang pengetahuan tentang siapa, dan cara kerja venture capital akan mempengaruhi keputusan bagi venture capital dalam memilih startup. Pada dasarnya venture capital adalah mitra kerja yang sama sama membantu kalian, bisa jadi venture capital memilihkan head dan lead di startup yang kalian bangun, dan memperbaiki management perusahaan anda.

Kebanyakan startup menilai bahwa perusahaannya mereka bangun tidak perlu di benahi, namun perlu inject modal saja itu sudah cukup untuk. Kembali ke pembahasan di atas, bahwa venture capital menginvestasikan uangnya untuk membangun manusia atau people, karena mereka lah yang akan menggerakan bisnis. Selain itu venture capital juga memiliki rekanan bisnis yang bisa di saling silangkan dengan startup yang mereka invest. (PelajariAlasan Gunakan Biaya Promosi Milyaran, Karena Startup Hidupnya Dari Pelanggan)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *