Design Sprint 5 Hari Merancang Produk Unggulan

Design Sprint – 5 Hari Merancang Produk Unggulan

design sprint
Apa itu Design Sprint?

Design Sprint adalah kerangka lima fase yang membantu menjawab pertanyaan bisnis penting melalui pembuatan prototipe cepat dan user testing. Sprint memungkinkan tim Anda mencapai tujuan dan hasil yang ditentukan dengan jelas dan mendapatkan key learnings, dengan cepat. Proses ini membantu memicu inovasi, mendorong pemikiran yang berpusat pada pengguna, menyelaraskan tim Anda di bawah visi bersama, dan membawa Anda ke product launch yang lebih cepat.

The Sprint Framework: Dari Mana Datangnya?

Framework Design Sprint diciptakan Google pada tahun 2010. Selama bertahun-tahun, bersama Google Ventures,Design Sprint telah membantu 300 strategi bisnis, design thinking, dan user research methods yang berbeda seperti IDEO dan Stanford d.school. Design Sprint memahami yang paling efektif dan mengembangkannya, menyusunnya ke dalam kerangka yang mendukung pemikiran yang berbeda dan pemikiran konvergen (melalui langkah-langkah logis yang ditentukan untuk sampai pada satu solusi). Metodologi telah berkembang dari waktu ke waktu dan terus disempurnakan dan diuji.

Baca Juga :  Ketika Tech Startup Tidak Mengadopsi Scrum Atau Agile Metodologi

Design Sprint dijalankan oleh Sprint Master yang bertanggung jawab atas kegiatan tersebut. Juga bertanggung jawab atas tim, memimpin mereka menuju higher satisfaction dan deliverables yang jauh lebih baik. Tujuan utama dari Sprint Master adalah untuk mengidentifikasi tantangan yang harus diselesaikan oleh tim, dan juga mengundang talenta yang tepat untuk menjalankan Desain Sprint.

Tahapan Design Sprint

Master Sprint akan mulai mendefinisikan masalahnya. Setelah definisi masalah, dia bekerja dalam enam cara pemecahan masalah untuk menyelesaikan tantangan tersebut.

design sprint

Understand
Memahami untuk dipahami. Bagian pertama dari sprint membutuhkan mengundang orang yang tepat untuk berbagi: tujuan bisnis, kemampuan teknologi, dan kebutuhan dari pengguna. Tujuan dari tahap ini adalah memperluas pemahaman tentang produk / proyek.

Diverge / Sketch

Apa pun mungkin. Peserta dalam Desain Sprint harus mengeksplorasi semua kemungkinan solusi untuk masalah dari pengguna mereka.

Decide
Saatnya untuk meninjau semua ide dan memberikan suara untuk opsi terbaik.

Prototipe

Prototyping dan uji tanpa menginvestasikan banyak waktu, uang, atau sumber daya.

Baca Juga :  10 Ide Kreatif dan Menarik Kemasan Baju Atau T Shirt Yang Instagramable

Validate
Memungkinkan tim belajar berbagai cara untuk mendesain dalam bentuk baru tetapi juga mendengar setiap sudut pandang lain pada desain mereka sendiri.

Kapan Saya Harus Menggunakan Design Sprint

Anda dapat menggunakannya kapan saja dari proses desain:

  • Di awal proyek untuk menentukan apa yang ditawarkan (keunggulan) dari produk Anda , atau untuk menciptakan visi bersama;
  • Ketika Anda berada di jalan buntu atau menemui hambatan;
  • Ketika memerlukan suntikkan kecepatan dalam proses pengembangan.
Manfaat menjalankan Desain Sprint:
  • Selesaikan masalah desain dalam waktu cepat;
  • Validasi pengguna;
  • Mengetahui kegagalan lebih awal;
  • Perspektif desain ke Agile / Scrum;
  • Alat kolaborasi.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *